Skip to main content

Tiga Alumni Udinus Bagikan Kiat Tembus Dunia Kerja di Webinar Sharing Alumni

Tiga Alumni Udinus Bagikan Kiat Tembus Dunia Kerja di Webinar Sharing Alumni

Dalam upaya membekali mahasiswa dengan gambaran nyata tentang dunia kerja, Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) melalui UPT Layanan Alumni dan Karier Udinus menggelar Webinar Sharing Alumni bertajuk "Dari Dunia Akademik Menuju Dunia Profesional" pada Selasa (29/09/2026). Kegiatan ini menghadirkan tiga alumni dari latar belakang industri yang berbeda, yakni perbankan, wirausaha properti, dan energi.

Webinar yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting ini diikuti oleh kurang lebih 200 mahasiswa dari berbagai program studi. Ketiga narasumber tersebut di antaranya Business Development Supervisor di PT Likuid Nusantara Gas, Qalbi Rivantona; CEO The Grandia Group, Aurellia Inez Megaputri; dan Assistant Vice President Bank Mandiri, Nur Endhar Gustiarko.

Kepala UPT Layanan Alumni dan Karier Udinus, Dr. Heribertus Himawan, S.Kom., M.Kom., menyampaikan dalam sambutannya bahwa para narasumber kali ini memiliki keberanian yang sama dalam menentukan arah karier mereka. Oleh karena itu, ia mengajak mahasiswa dan alumni yang hadir untuk menggali motivasi di balik keberanian bertransformasi tersebut.

“Satu hal yang istimewa dari alumni ini, mereka mampu dan berani keluar dari zona nyaman serta bertransformasi pada bidang bisnis yang berbeda dengan latar belakang pendidikannya,” ujarnya.

Pentingnya Relasi, Dampak Positif, dan Keterampilan Nyata

Sesi pertama diisi oleh Qalbi Rivantona, lulusan Teknik Biomedis Fakultas Teknik Udinus. Dalam materinya, ia menekankan bahwa manajemen waktu, ketepatan menentukan prioritas, dan kemampuan membangun relasi sejak masa kuliah menjadi bekal penting untuk meraih karier impian.

“Saat masih duduk di bangku perkuliahan, fokus kalian adalah membangun relasi karena inilah yang akan menolong kalian dalam mencari rezeki ke depannya. Menurut saya, Udinus menjadi tempat yang tepat untuk membangun relasi tersebut,” ujar Qalbi di hadapan para peserta.

Sudut pandang lain dipaparkan oleh Aurellia Inez Megaputri, alumni Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Udinus. Menurutnya, jejaring dan relasi akan terbentuk secara alami ketika seseorang berhasil menciptakan sesuatu yang berdampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

“Ketika kalian bisa memberikan dampak dan kontribusi bagi jejaring kalian, relasi itu akan datang dengan sendirinya. Tentu hal ini juga didukung oleh keterampilan komunikasi yang terus diasah selama di bangku kuliah,” pasar Aurellia.

Sesi materi ditutup oleh Nur Endhar Gustiarko, alumni Teknik Informatika FIK Udinus yang telah berkarier lebih dari 14 tahun di dunia perbankan mulai dari posisi awal sebagai teller. Ia menjelaskan bahwa capaian akademik memang menjadi pintu masuk awal, namun pengalaman teknis, kemampuan berinteraksi, serta disiplin tinggi adalah bekal utama yang terus terpakai di industri.

“IPK mungkin hanya gerbang awal untuk masuk ke dunia kerja, tetapi ketika sudah berada di dalamnya, orang tidak akan bertanya lagi berapa nilai yang kalian raih. Mereka akan berfokus pada skill apa yang kalian miliki dan kontribusi apa yang bisa diberikan untuk korporasi,” tegas Nur Endhar.

Melalui perhelatan Webinar Sharing Alumni ini, Udinus berharap rekam jejak sukses dan kiat praktis yang dibagikan para alumni dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh mahasiswa. Penguasaan soft skills, perluasan jaringan profesional, serta keberanian beradaptasi diharapkan mampu membentuk lulusan Udinus yang tangguh, kompeten, dan siap bersaing di kancah industri global. (Humas Udinus/Penulis: Haris. Foto: Humas Udinus)

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa topik utama yang diusung dalam Webinar Sharing Alumni Udinus 2026?
Webinar ini mengusung tema "Dari Dunia Akademik Menuju Dunia Profesional", yang bertujuan memberikan gambaran nyata dunia kerja dan persiapan karier bagi mahasiswa Udinus.

Siapa saja alumni Udinus yang menjadi narasumber dalam acara tersebut?
Narasumber yang hadir adalah Qalbi Rivantona (Business Development Supervisor PT Likuid Nusantara Gas), Aurellia Inez Megaputri (CEO The Grandia Group), dan Nur Endhar Gustiarko (Assistant Vice President Bank Mandiri).

Apa pesan utama mengenai pentingnya nilai akademik (IPK) dibanding keterampilan kerja?
Nilai IPK dinilai sebagai gerbang awal untuk memasuki dunia kerja, namun kriteria utama yang menentukan keberhasilan karier jangka panjang adalah penguasaan skill, pengalaman, kemampuan komunikasi, serta kontribusi nyata bagi perusahaan.

Bagaimana saran para alumni terkait pengembangan diri selama masa kuliah?
Mahasiswa disarankan untuk aktif membangun relasi, melatih soft skills dan komunikasi, belajar keluar dari zona nyaman, serta berfokus menciptakan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Berita Terbaru
Pendaftaran PMB Dian Nuswantoro