Rangkuman: Pada hari pertama Dinus Inside 2026, Senin (07/09/2026), Fakultas Kedokteran (FK) Udinus mengenalkan gambaran kehidupan dunia kedokteran kepada mahasiswa baru melalui kuliah umum di Gedung I.6 Udinus. Kegiatan tersebut menghadirkan dr. Ferdi dari Universitas Diponegoro (Undip) yang membahas cara menjadi dokter di era media sosial serta dr. Arief Rahadian dari FK Udinus yang menyampaikan sosialisasi mengenai kekerasan dan perundungan. Pembekalan ini menjadi bagian dari pengenalan mahasiswa terhadap lingkungan pendidikan kedokteran sekaligus mendorong mahasiswa untuk mampu menempatkan diri sesuai perkembangan zaman sejak awal perkuliahan.
Memasuki dunia perkuliahan kedokteran, mahasiswa baru (maba) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) mulai dikenalkan dengan berbagai hal yang akan mereka temui sebagai calon dokter. Pengenalan itu dilakukan melalui kuliah umum dalam rangkaian hari pertama Dinus Inside 2026 di FK yang berlangsung di Gedung I.6 Udinus, Senin (7/9/2026).
Koordinator Acara Dinus Inside FK Udinus, Aprilia Dwi Maulida, menjelaskan bahwa kuliah umum menjadi bagian dari pengenalan maba di tingkat fakultas setelah sebelumnya mengikuti pengenalan di tingkat universitas. Kegiatan tersebut juga menghadirkan pemateri dari praktisi untuk memberikan gambaran mengenai kehidupan dan pembelajaran di dunia kedokteran.
“Pemaparan materi beberapa dokter dari luar juga ikut menyampaikan materi sebagai gambaran kepada maba tentang kehidupan atau pembelajaran dunia kedokteran,” ujar Aprilia.
Gambaran tersebut disampaikan oleh dua pemateri yang merupakan dosen dengan pengalaman di dunia profesional. Di antaranya dosen FK Udinus, dr. Arief Rahadian, yang menyampaikan sosialisasi mengenai kekerasan dan perundungan, sejalan dengan semangat peace, justice and strong institutions dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman. Sementara dari eksternal, materi mengenai cara menjadi dokter di era media sosial disampaikan oleh dosen FK Undip, dr. Ferdi.
Aprilia mengatakan materi yang diberikan disesuaikan dengan perkembangan zaman dan karakter mahasiswa pada setiap tahun penerimaan. Mahasiswa juga mulai diajarkan cara menempatkan diri sesuai perkembangan zaman sejak awal perkuliahan.
“Dan zaman semakin berkembang, jadi diajarkan mulai dari sekarang cara menempatkan diri sesuai zamannya,” kata Aprilia.
Adaptasi Perkembangan Teknologi
Perkembangan teknologi turut menjadi perhatian dalam dunia kedokteran. Koordinator Komdis Dinus Inside 2026, Rajwa Atsala Vindramekka, mengatakan Artificial Intelligence (AI) yang terus berkembang perlu diikuti oleh dunia kedokteran, sejalan dengan upaya mendukung good health and well-being melalui layanan kesehatan yang lebih adaptif terhadap teknologi.
“Karena AI terus berkembang dan terus lebih advanced lagi, jadi kedokteran pun juga harus bisa mengikuti zaman, yaitu bisa mengintegrasikan AI kepada dunia kedokteran,” ujar Rajwa Atsala.
Menurut Rajwa Atsala, kehadiran pemateri dari luar kampus juga menambah pembelajaran yang diperoleh maba di luar materi internal. Selain itu, rangkaian pengenalan maba menjadi bagian untuk membangun kebersamaan sejak awal perkuliahan, mencerminkan komitmen FK Udinus terhadap quality education yang menyeluruh bagi calon dokter.
“Intinya melatih kebersamaan, karena kami kebanyakan yang kelompok. Kami penugasan juga banyaknya penugasan kelompok, jadi melatih agar tidak individu dimulai dari ospek ini,” ujar Aprilia. (Humas Udinus/Penulis: Nisfah. Editor: Haris. Foto: Nisfah)
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa yang dilakukan FK Udinus dalam rangkaian Dinus Inside 2026?
FK Udinus mengenalkan mahasiswa baru pada gambaran kehidupan dan pembelajaran dunia kedokteran melalui kuliah umum di tingkat fakultas.
Siapa narasumber yang dihadirkan dan apa yang mereka bahas dalam kuliah umum ini?
Kuliah umum menghadirkan dr. Ferdi dari Universitas Diponegoro (Undip) yang membahas cara menjadi dokter di era media sosial, serta dr. Arief Rahadian dari FK Udinus yang menyampaikan sosialisasi mengenai kekerasan dan perundungan.
Mengapa materi tersebut diberikan kepada mahasiswa baru?
Materi tersebut diberikan agar dapat membantu mahasiswa memahami cara menempatkan diri sejak awal perkuliahan dan disesuaikan dengan perkembangan zaman serta karakter mahasiswa setiap tahun penerimaan.
Apa manfaat kegiatan bagi mahasiswa baru?
Selain menambah wawasan mengenai dunia kedokteran, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kebersamaan dan kekompakan mahasiswa yang nantinya banyak menjalani penugasan secara berkelompok.