Lewati ke konten utama

Dua Mahasiswa 'Sehari Jadi Rektor 2026' Jalani Mirroring Kerja Rektor dan Realisasikan Program Inovatif Kampus

Dua Mahasiswa 'Sehari Jadi Rektor 2026' Jalani Mirroring Kerja Rektor dan Realisasikan Program Inovatif Kampus

Dua mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) merasakan langsung dinamika kepemimpinan Rektor melalui kegiatan mirroring dalam rangkaian program tahunan 'Sehari Jadi Rektor'. Pada kesempatan ini, Muhammad Razan Candra dan Fadia Zulfa Kanaya sebagai Rektor Mahasiswa terpilih berkesempatan mengikuti seluruh agenda harian Rektor, sekaligus mengimplementasikan program kerja inovatif yang mereka usung di lingkungan kampus, pada Senin (5/10/2026).

Selama satu hari penuh, kegiatan diawali dengan pemahaman tata kelola administrasi dan pengambilan keputusan strategis. Mereka mempelajari alur kerja rektorat dari sekretaris, mengatur jadwal rapat, hingga diberikan akses langsung untuk meninjau, mendisposisikan, serta meng-ACC beberapa surat yang masuk.

Rektor Udinus, Prof. Dr. Pulung Nurtantio Andono, S.T., M.Kom., menjelaskan bahwa kegiatan mirroring memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami pola pikir dan tanggung jawab pimpinan perguruan tinggi. Melalui pengalaman ini, mahasiswa dapat memahami tugas Rektor sekaligus mengasah jiwa kepemimpinan.

"Lewat program ini, mereka melihat langsung tata kerja Rektor hingga memahami sudut pandangnya. Seorang pemimpin harus banyak mendengar lalu merealisasikannya, mereka juga kami ajak untuk mengikuti rapat dan belajar mengambil keputusan," tutur Prof. Pulung.

Program yang sudah memasuki tahun ke-2 ini juga mendapat dukungan senada dari Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Udinus, Prof. Dr. Dra. Kusni Ingsih, M.M. Ia mengapresiasi keberanian kedua mahasiswa yang sudah sukses menjalankan tugas-tugas rektorat serta menunjukkan kapasitas leadership yang matang saat mendisposisikan surat dan mengambil keputusan.

Program Kerja Unggulan

Selain agenda kerja rektorat, kedua mahasiswa terpilih ini juga merealisasikan program kerja unggulan mereka. Fadia meresmikan program kerjanya bertajuk Smart Literacy Corner yang diberi nama 'Dinus Explore'. Bertempat di Gedung D lantai 4, program ini memanfaatkan area di luar kelas sebagai pojok baca guna mendekatkan mahasiswa dengan literatur.

"Lewat program ini, harapannya fasilitas pojok baca ini bisa diterapkan di berbagai sudut kampus. Sehingga mahasiswa lebih mudah untuk mendapatkan akses literatur, dengan begitu harapannya bisa melahirkan ide-ide kreatif baru," ungkap Fadia.

Fadia mengaku bersyukur dapat merasakan pengalaman strategis mengambil keputusan di tingkat teratas. Menurutnya, menjadi leader itu menjadi pengalaman yang menyenangkan karena bisa belajar mengambil keputusan dari tingkat yang paling atas, tentunya dengan tanggung jawab dan risiko besar yang menyertainya.

Sementara itu, dari kacamata Razan, ia menyebut pengalamannya sempat diawali dengan nervous karena harus mengelola administrasi dan meng-ACC surat disposisi langsung di ruang rektor. Namun, perasaan itu hilang setelah mempelajari tata kelola administrasi kampus yang sudah tertata dengan sangat terstruktur dan menjadi pelajaran yang sangat berharga baginya.

Untuk program kerja unggulan, Razan mengusung program yang memanfaatkan platform Dinusverse di Roblox untuk mengajak mahasiswa lintas program studi berinteraksi dan berdiskusi di dalam dunia virtual. Melalui platform dunia virtual ini, ia mengajak mahasiswa lintas program studi berinteraksi dan merumuskan berbagai gagasan inovatif.

"Platform Roblox saya pilih karena mampu menyatukan mahasiswa dari lokasi mana pun dalam satu server tanpa terbatas ruang dan waktu. Ini menjadi alternatif untuk mempermudah diskusi lintas prodi tanpa harus bertemu secara fisik," jelas Razan.

Sebelumnya, kedua Rektor Mahasiswa, bersama dengan Rektor Siswa telah menyisihkan peserta lainnya melalui rangkaian seleksi yang panjang. Mereka mengikuti bootcamp pelatihan public speaking serta pengetahuan kampus, hingga akhirnya terpilih sebagai pemenang pada babak Grand Final. Puncak kegiatan mereka adalah saat dikukuhkan pada peresmian dan pengenalan resmi oleh Rektor Udinus di hadapan 3.658 mahasiswa baru dalam pembukaan masa orientasi Dinus Inside.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa itu program 'Sehari Jadi Rektor' dan siapa yang terpilih?
'Sehari Jadi Rektor' adalah program tahunan Udinus yang kini memasuki tahun ke-2, di mana mahasiswa terpilih merasakan langsung dinamika kepemimpinan Rektor melalui kegiatan mirroring. Pada tahun ini, rektor mahasiswa terpilih adalah Muhammad Razan Candra dan Fadia Zulfa Kanaya.

Apa saja yang dilakukan kedua mahasiswa selama mirroring?
Mereka mengikuti seluruh agenda harian Rektor, mempelajari alur kerja rektorat, mengatur jadwal rapat, serta meninjau, mendisposisikan, dan meng-ACC beberapa surat yang masuk.

Program kerja unggulan apa yang direalisasikan Fadia dan Razan?
Fadia meresmikan Smart Literacy Corner 'Dinus Explore' di Gedung D lantai 4 sebagai pojok baca mahasiswa, sedangkan Razan mengusung platform Dinusverse di Roblox untuk diskusi lintas program studi di dunia virtual.

Bagaimana proses seleksi kedua Rektor Mahasiswa?
Keduanya menyisihkan peserta lain melalui rangkaian seleksi yang panjang, termasuk bootcamp pelatihan public speaking dan pengetahuan kampus, hingga terpilih sebagai pemenang pada babak Grand Final dan dikukuhkan di hadapan 3.658 mahasiswa baru pada pembukaan Dinus Inside.

Berita Terbaru
Pendaftaran PMB Dian Nuswantoro