Rangkuman: Program Sarjana Terapan Film dan Televisi (FTV) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) menggelar pergelaran karya tugas akhir SCENE #5 bertajuk “SINEMA, TOH” di Rooftop Gedung H Udinus pada Kamis (24/09/2026). Rangkaian acara dibuka dengan program inovatif “Sinema Ya!”, yaitu pemutaran film ramah disabilitas netra yang dilengkapi fitur audio description. Sebanyak enam film karya mahasiswa angkatan 2022 diputar dan didiskusikan dalam forum kajian manajemen produksi film.
Program Sarjana Terapan Film dan Televisi (FTV) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) menghadirkan pemutaran film ramah tunanetra berbasis audio description dalam Gelar Karya SCENE #5 bertajuk “SINEMA, TOH”. Program bernama Sinema Ya! tersebut menjadi pembuka rangkaian pergelaran karya tugas akhir mahasiswa angkatan 2022 yang digelar pada Kamis (24/09/2026).
Pada pemutaran yang diselenggarakan di area H.1 dan H.3 Rooftop Udinus tersebut, Program Sarjana Terapan FTV Udinus menggandeng Klub Kineus. Rangkaian acara menampilkan karya mahasiswa dari tiga peminatan, yakni Kajian Film, Produksi Film, dan Eksibisi Film.
Selama rangkaian acara, enam film karya tugas akhir mahasiswa diputar, yaitu Musim yang Baik untuk Berbunga, The Cost of Caring, Al Fatihah!, Tina Ninu, Lanang, dan Kelu. Seluruhnya merupakan karya mahasiswa FTV Udinus angkatan 2022.
Program Manager Gelar Karya SCENE #5, Gilang Anugrah Ramadhan, menyampaikan bahwa acara ini mengajak publik melihat secara langsung karya mahasiswa FTV Udinus angkatan 2022. Acara ini menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa untuk mendalami kembali setiap tahapan pembuatan film, mulai dari pengerjaan ide, proses teknis di lapangan, hingga strategi penyampaian karya kepada audiens.
“Satu hal yang menjadi sorotan utama dalam pemutaran kali ini adalah sesi Sinema Ya!. Kami mencoba menghadirkan pemutaran ramah teman-teman tunanetra dengan memanfaatkan fitur audio description, yakni narasi audio yang menjelaskan unsur visual film,” ungkap Gilang.

Inovasi Inklusif dan Forum Kajian Akademis
Lebih lanjut, Gilang menjelaskan bahwa para peserta disuguhkan forum diskusi Kumpul Kepo yang memaparkan dua topik kajian. Diskusi tersebut membahas implementasi aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam Human Resource Management untuk pengelolaan dinamika kerja pada produksi film pendek, serta penerapan Project Schedule Management berdasarkan Project Management Body of Knowledge pada film pendek Lanang. Kedua topik diuji melalui studi kasus dan mosi bersama seluruh peserta.
Sementara itu, Ketua Program Sarjana Terapan FTV Udinus, Tunggul Banjaransari, S.Sos., M.Sn., yang turut hadir memberikan sambutan, menyampaikan bahwa saat ini program studinya tengah memperkuat kembali fondasi akademik. Penyelenggaraan acara ini menjadi langkah prodi dalam menyusun kembali struktur, sistem, serta arah pengembangan ke depan.
“Oleh karena itu, hadirnya program Sinema Ya! ini kami hadirkan sebagai salah satu inovasi baru. Berangkat dari kesadaran bahwa pengalaman menonton film selama ini masih sangat bergantung pada format visual, sehingga teman-teman tunanetra kerap terabaikan. Melalui audio description, penonton tunanetra dapat menikmati narasi film yang sama dengan penonton lainnya,” tegas Tunggul.
Melalui Gelar Karya SCENE #5, Udinus menegaskan bahwa karya tugas akhir mahasiswa dapat menjadi ruang belajar sekaligus ajang apresiasi bagi masyarakat luas. (Humas Udinus/Penulis: Haris. Foto: Dok. FTV Udinus)
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa inovasi utama yang dihadirkan dalam pemutaran film Gelar Karya SCENE #5 Udinus?
Inovasi utamanya adalah program Sinema Ya!, yaitu pemutaran film yang ramah bagi penyandang disabilitas netra (tunanetra) menggunakan fitur audio description untuk menjelaskan unsur visual film secara audio.
Siapa saja penyelenggara dan mitra yang terlibat dalam acara Gelar Karya SCENE #5 ini?
Acara ini diselenggarakan oleh mahasiswa angkatan 2022 Program Sarjana Terapan Film dan Televisi (FTV) Udinus berkolaborasi dengan Klub Kineus.
Film apa saja yang diputar dalam pergelaran karya tugas akhir mahasiswa FTV Udinus tersebut?
Enam film pendek yang diputar adalah Musim yang Baik untuk Berbunga, The Cost of Caring, Al Fatihah!, Tina Ninu, Lanang, dan Kelu.
Topik kajian apa yang dibahas dalam forum diskusi Kumpul Kepo pada acara tersebut?
Forum diskusi membahas penerapan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam Human Resource Management serta implementasi Project Schedule Management berdasarkan Project Management Body of Knowledge pada produksi film pendek.