Rangkuman: Rektor Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Prof. Dr. Pulung Nurtantio Andono, menjadi narasumber utama dalam Simposium Nasional dan Workshop "Kariadi Medical Summit 2026: Agile Healthcare Operation 5.0" di Gumaya Tower Hotel Semarang, Minggu (6/9/2026), dalam rangka memperingati HUT ke-101 RSUP dr. Kariadi. Ia menegaskan bahwa pemanfaatan AI di rumah sakit bukan untuk menggantikan dokter, melainkan mempercepat pengambilan keputusan klinis dengan keselamatan pasien tetap sebagai prioritas utama, seraya memaparkan inovasi sistem pemindaian Rontgen dada berbasis AI yang dikembangkan Digital Health Laboratory Udinus bersama RSPAW Salatiga dan RSUP dr. Kariadi. Direktur Utama RSUP dr. Kariadi, dr. Agus Akhmadi, turut menyambut baik kolaborasi ini untuk mengakselerasi transformasi digital rumah sakit, yang juga terintegrasi dengan platform SATUSEHAT milik Kementerian Kesehatan.
“Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan teknologi digital di rumah sakit hadir bukan untuk menggantikan peran dokter atau tenaga medis, melainkan untuk mempercepat pengambilan keputusan klinis. Keputusan ini tetap menjadikan keselamatan pasien serta kemanusiaan sebagai kompas utama,” tegas Rektor Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Prof. Dr. Pulung Nurtantio Andono, S.T., M.Kom, saat menjadi narasumber utama dalam Simposium Nasional dan Workshop “Kariadi Medical Summit 2026: Agile Healthcare Operation 5.0”
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-101 RSUP dr. Kariadi, diselenggarakan di Gumaya Tower Hotel Semarang, pada Minggu (6/9/2026).
Pemaparan Prof. Pulung disampaikan pada sesi Symposium A yang bertajuk “From Vision to Reality: Building the Future through Digital Transformation and Strategic Innovation”. Ia menjelaskan bahwa di era Healthcare 5.0, inovasi teknologi harus berjalan selaras dengan empati dan kearifan medis manusia.
“Apapun teknologi yang kita gunakan, fokus utamanya adalah kesehatan dan keselamatan pasien. AI ini berfungsi mempercepat proses, mulai dari analisis data hingga keputusan tindakan medis. Namun keputusan akhir tetap ada di angan dokter,” ujar Prof. Pulung.
Sebagai bentuk komitmen nyata akademisi dalam mendukung Smart Hospital, Udinus melalui Digital Health Laboratory yang diperkuat 10 peneliti interdisipliner telah mengembangkan inovasi berbasis AI. Salah satu produk unggulannya adalah sistem pemindaian Rontgen dada (Chest X-Ray) berbasis AI.
“Salah satu contohnya yaitu inovasi ini, membantu dokter radiologi menapis penyakit Tuberkulosis (TB) dan penyakit paru secara presisi. Teknologi ini juga telah diuji cobakan di RSP Ario Wirawan (RSPAW) Salatiga dan saat ini dikembangkan bersama RSUP dr. Kariadi Semarang,” ungkapnya.
Prof. Pulung menjelaskan bahwa membangun rumah sakit cerdas tidak sekadar membeli teknologi canggih. Menurutnya, hal yang paling utama adalah melatih kesiapan tenaga medis dalam memanfaatkan teknologi, menjaga kerahasiaan data pribadi pasien, serta menjamin keamanan siber.
“Membangun Smart Hospital tidak bisa instan. Butuh kerja sama antara kampus, rumah sakit, pemerintah, dan industri agar layanan kesehatan kita canggih sekaligus tetap ramah dan mengutamakan pasien,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Utama RSUP dr. Kariadi, dr. Agus Akhmadi, M.Kes., mengapresiasi kolaborasi strategis dengan Udinus tersebut untuk mengakselerasi transformasi digital rumah sakit di bawah naungan Kementerian Kesehatan.
“Kami menyambut baik kolaborasi yang lebih dalam dengan Udinus agar transformasi digital dan penerapan AI di RSUP dr. Kariadi Semarang dapat segera terwujud secara optimal,” tutur dr. Agus.
Transformasi kesehatan digital ini juga terintegrasi langsung dengan program Kementerian Kesehatan melalui platform SATUSEHAT berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK). Melalui platform ini. riwayat dan rekam medis pasien dapat terhubung secara aman di seluruh fasilitas kesehatan Indonesia. (Humas Udinus/Penulis: Haris. Foto: Humas Udinus)
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa pesan utama Rektor Udinus soal AI di dunia kesehatan?
Prof. Pulung menegaskan bahwa AI hadir untuk mempercepat pengambilan keputusan klinis, bukan menggantikan peran dokter, dengan keselamatan pasien tetap menjadi prioritas utama.
Apa itu Kariadi Medical Summit 2026 dan kapan digelar?
Kariadi Medical Summit 2026 adalah Simposium Nasional dan Workshop bertema “Agile Healthcare Operation 5.0” yang digelar di Gumaya Tower Hotel Semarang pada Minggu (6/9/2026), dalam rangka memperingati HUT ke-101 RSUP dr. Kariadi.
Inovasi apa yang dikembangkan Udinus melalui Digital Health Laboratory?
Udinus mengembangkan sistem pemindaian Rontgen dada (Chest X-Ray) berbasis AI untuk membantu dokter radiologi menapis penyakit Tuberkulosis (TB) dan penyakit paru, yang telah diuji cobakan di RSPAW Salatiga dan dikembangkan bersama RSUP dr. Kariadi.
Apa tanggapan Direktur Utama RSUP dr. Kariadi terhadap kolaborasi ini?
Dr. Agus Akhmadi menyambut baik kolaborasi dengan Udinus untuk mengakselerasi transformasi digital dan penerapan AI di RSUP dr. Kariadi Semarang secara optimal.